Saat mulai belajar bahasa asing, banyak siswa yang bertanya, “Apakah ada materi tenses dalam bahasa Mandarin seperti bahasa Inggris?” Pertanyaan ini sangat wajar karena dalam bahasa Inggris kita mengenal Simple Present, Simple Past, Present Continuous, hingga Future Tense.
Kabar baiknya, bahasa Mandarin jauh lebih sederhana dalam hal perubahan kata kerja. Kamu tidak perlu menghafal banyak bentuk kata kerja seperti eat, ate, eaten, atau eating. Sebaliknya, bahasa Mandarin memiliki cara lain untuk menunjukkan waktu suatu kejadian. Berdasarkan materi pada dokumen pembelajaran, bahasa Mandarin tidak memiliki sistem tenses seperti bahasa Inggris, tetapi menggunakan penanda waktu dan penanda aspek untuk menjelaskan kapan suatu tindakan terjadi.
Yuk, kenali lebih dalam melalui 10 fakta berikut!
Daftar Isi
- Tenses Mandarin, Memangnya Ada?
- Bahasa Mandarin Tidak Memiliki Tenses
- Kata Kerja Tidak Berubah Bentuk
- Waktu Dipahami Melalui Konteks
- Penanda Waktu Menjadi Kunci
- Bahasa Mandarin Mengenal Penanda Aspek
- Kenali Fungsi 了 (le)
- Kenali Fungsi 着 (zhe) dan 过 (guò)
- Kata “Sedang” Memiliki Penanda Khusus
- Masa Depan Ditunjukkan Melalui Penanda Waktu
- Belajar Mandarin Jadi Terasa Lebih Mudah
- Jadi, Apakah Materi Tenses Ada dalam Bahasa Mandarin?
- FAQ Tentang Tenses Dalam Bahasa Mandarin

Tenses Mandarin, Memangnya Ada?
Bahasa Mandarin Tidak Memiliki Tenses
Hal pertama yang perlu dipahami adalah bahwa materi tenses dalam bahasa Mandarin sebenarnya tidak ada.
Jika dalam bahasa Inggris bentuk kata kerja berubah sesuai waktu, dalam bahasa Mandarin bentuk kata kerja tetap sama. Sebagai contoh, kata kerja 吃 (chī) yang berarti makan tidak berubah menjadi bentuk lain meskipun waktunya berbeda.
Hal ini membuat banyak pelajar merasa bahasa Mandarin lebih mudah dipelajari.
Kata Kerja Tidak Berubah Bentuk
Dalam bahasa Inggris terdapat perubahan seperti:
- eat
- ate
- eaten
- eating
Sedangkan dalam bahasa Mandarin, kata kerja 吃 (chī) tetap digunakan untuk berbagai situasi. Arti waktunya ditentukan oleh konteks kalimat atau penanda waktu yang digunakan.
Waktu Dipahami Melalui Konteks
Kalimat seperti:
我吃饭 (Wǒ chī fàn)
dapat berarti:
- Saya makan.
- Saya sedang makan.
- Saya akan makan.
Makna yang dimaksud bergantung pada konteks atau adanya keterangan waktu di dalam kalimat.
Coba Baca Yang Ini, Yuk!
- 50 Soal Latihan HSK 2 + Penjelasan Dan Tips HSK Untuk Pemula
- Vocabulary dan Artinya: 50 Kosakata Emosi dalam Bahasa Inggris yang Wajib Diketahui Anak
- Bahasa Inggris Untuk Pemula: Past Continuous Tense adalah
- Bahasa Inggris Pemula: Past Perfect Continuous Rumus
- Bahasa Inggris Pemula: Past Future Continuous Tense Adalah
Penanda Waktu Menjadi Kunci
Karena tidak memiliki tenses, bahasa Mandarin menggunakan berbagai kata keterangan waktu.
Beberapa contohnya antara lain:
- Kemarin
- Hari ini
- Sekarang
- Besok
- Minggu depan
Dengan adanya penanda waktu tersebut, pendengar langsung memahami kapan suatu kegiatan dilakukan. Dokumen juga menjelaskan adanya kelompok kata keterangan untuk masa lalu, masa kini, masa depan, dan frasa waktu tambahan sebagai penunjuk waktu.
Bahasa Mandarin Mengenal Penanda Aspek
Walaupun tidak memiliki tenses, bahasa Mandarin mempunyai penanda aspek.
Penanda aspek digunakan untuk menunjukkan apakah suatu tindakan:
- sudah selesai,
- sedang berlangsung,
- atau pernah dilakukan.
Konsep inilah yang menggantikan fungsi banyak tenses dalam bahasa Inggris.
Kenali Fungsi 了 (le)
Partikel 了 (le) digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan telah selesai atau terjadi perubahan keadaan.
Dalam dokumen dijelaskan bahwa fungsi utamanya adalah menunjukkan completed action atau perubahan situasi.
Kenali Fungsi 着 (zhe) dan 过 (guò)
Selain 了, terdapat dua penanda aspek penting lainnya.
着 (zhe)
Digunakan untuk menunjukkan keadaan yang sedang berlangsung atau terus terjadi.
过 (guò)
Digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang pernah mengalami suatu pengalaman.
Memahami ketiga penanda ini akan sangat membantu ketika belajar grammar Mandarin.
Kata “Sedang” Memiliki Penanda Khusus
Jika ingin mengatakan suatu kegiatan sedang berlangsung, bahasa Mandarin menggunakan penanda seperti:
- 在 (zài)
- 正在 (zhèngzài)
- 正 (zhèng)
Dokumen menjelaskan bahwa ketiga bentuk tersebut sama-sama digunakan untuk menyatakan “sedang”, dengan 正在 memberikan penekanan yang lebih kuat terhadap aktivitas yang sedang berlangsung.
Masa Depan Ditunjukkan Melalui Penanda Waktu
Untuk membicarakan kejadian yang akan datang, bahasa Mandarin tidak mengubah kata kerja.
Sebaliknya, pembicara menggunakan penanda masa depan atau kata keterangan waktu sehingga lawan bicara memahami bahwa aktivitas tersebut belum terjadi. Dokumen juga membagi penggunaan penanda masa depan dan kata keterangan waktu sebagai bagian penting dalam penyampaian informasi waktu.
Belajar Mandarin Jadi Terasa Lebih Mudah
Banyak pelajar merasa grammar bahasa Mandarin lebih sederhana dibandingkan bahasa Inggris karena tidak perlu menghafal belasan pola tenses.
Sebaliknya, fokus belajar dapat diarahkan pada:
- kosakata,
- struktur kalimat,
- penanda aspek,
- dan penggunaan kata keterangan waktu.
Ringkasan dalam dokumen juga menegaskan bahwa bahasa Mandarin mengandalkan konteks, penanda aspek, dan penanda waktu, bukan perubahan bentuk kata kerja seperti sistem tenses bahasa Inggris.
Jadi, Apakah Materi Tenses Ada dalam Bahasa Mandarin?
Jawabannya adalah tidak.
Bahasa Mandarin tidak mengenal perubahan bentuk kata kerja berdasarkan waktu seperti bahasa Inggris. Sebagai gantinya, bahasa ini menggunakan penanda waktu, kata keterangan waktu, dan penanda aspek seperti 了 (le), 着 (zhe), 过 (guò), 在 (zài), 正在 (zhèngzài), dan 正 (zhèng) untuk membantu menjelaskan kapan suatu tindakan terjadi atau bagaimana status tindakan tersebut.
Bagi pemula, memahami konsep ini justru menjadi keuntungan karena proses belajar terasa lebih sederhana. Setelah menguasai kosakata dasar dan penanda aspek, kamu akan lebih mudah menyusun kalimat dalam berbagai situasi sehari-hari.
Dengan latihan yang konsisten dan memahami cara kerja bahasa Mandarin, kamu akan menyadari bahwa meskipun materi tenses tidak ada, bahasa Mandarin tetap mampu menyampaikan informasi waktu dengan jelas dan efektif.
FAQ Tentang Tenses Dalam Bahasa Mandarin
Tidak. Bahasa Mandarin tidak memiliki sistem tenses seperti bahasa Inggris. Kata kerja dalam bahasa Mandarin tidak berubah bentuk untuk menunjukkan waktu.
Bahasa Mandarin menggunakan kata keterangan waktu seperti 昨天 (zuótiān) yang berarti “kemarin”, 今天 (jīntiān) yang berarti “hari ini”, 明天 (míngtiān) yang berarti “besok”, serta partikel seperti 了 (le), 着 (zhe), dan 过 (guò) untuk menunjukkan aspek suatu tindakan.
Tenses menunjukkan kapan suatu tindakan terjadi, sedangkan aspek menjelaskan bagaimana keadaan atau proses tindakan tersebut.


