
Simple Future Tense: Pengertian, Rumus, Contoh Kalimat Untuk Pelajar
Artikel ini akan membahas materi bahasa Inggris mengenai simple future tense, mulai dari rumus, dilengkapi dengan pengertian, fungsi hingga penggunaannya dalam kalimat.

Artikel ini akan membahas materi bahasa Inggris mengenai simple future tense, mulai dari rumus, dilengkapi dengan pengertian, fungsi hingga penggunaannya dalam kalimat.

Bosen nggak sih, belajar soal tenses? Materinya banyak dan seringkali bikin bingung karena fungsi dan cara penggunaannya yang mirip-mirip. Tapi, materi tentang tenses ini yang super penting untuk kamu ketahui, guys!

Dari enam belas tenses bahasa Inggris yang kamu ketahui, mungkin kamu pernah menemui kesulitan membedakan beberapa di antaranya. Fungsi dan cara penggunaan yang seringkali mirip-mirip mungkin pernah membuat kamu kebingungan. Contohnya, perbedaan antara past perfect vs past perfect continuous.

Tenses memang jadi salah satu bagian dari grammar bahasa Inggris yang seringkali bikin pusing. Bukan cuma satu, dua, atau bahkan lima, tenses punya 16 bagian yang bisa bikin kamu bingung tujuh keliling kalau nggak dipahami betul-betul.

Ketika seseorang menanyakan sesuatu, seringkali kita butuh beberapa kalimat yang bisa membantu menjelaskan keadaan, suasana, atau posisi dari suatu objek. Misalnya, ketika kamu meletakkan buku di atas meja, kamu pasti akan bilang ‘bukunya ada di atas meja’. Nah, dalam bahasa Inggris, kalimat seperti tadi merupakan contoh prepositional phrase.

Ketika kamu menceritakan sesuatu kepada orang lain, apa sih informasi yang biasa kamu sebutkan agar mereka mengerti inti cerita kamu? Lalu, tahukah kamu kalau hal-hal yang kamu ceritakan itu punya struktur yang disebut dengan 5W 1H dalam bahasa Inggris?

Tujuan dari sebuah kalimat adalah untuk menyampaikan pikiran, informasi, atau perasaan secara lengkap dan jelas. Nah, untuk menyatakan hal-hal tersebut, kamu akan membutuhkan apa yang disebut dengan clause atau klausa. Clause adalah bagian penting dari sebuah kalimat karena memiliki setidaknya dua buah komponen inti kalimat, yaitu subjek dan predikat.

Hayo, seberapa sering kamu menjumpai kalimat seperti di atas? Kalau kamu perhatikan, dalam masing-masing kalimat tersebut ada lebih dari satu kata sifat. Tetapi, ada nggak yang pernah berpikir tentang bagaimana caranya mengurutkan banyak kata sifat ini? Apakah bisa diacak, atau ada urutannya?

Kalimat perbandingan seringkali digunakan seseorang dalam percakapan sehari-hari. Kalau diucapkan dalam bahasa Indonesia, mungkin kamu sudah bisa melakukannya. Tetapi tahukah kamu bagaimana cara membuat kalimat perbandingan dalam bahasa Inggris?

Sewaktu SD, kamu pasti pernah mempelajari soal perbedaan penggunaan partikel a, an, dan the pada suatu kalimat. Hayo, inget nggak?