Simple Present Tense, Jenis Grammar Bahasa Inggris yang Harus Dipahami

Simple Present Tense adalah jenis tenses yang digunakan untuk menunjukkan kejadian yang terjadi pada saat ini.

Ya… Gak salah sih. Tetapi, simple present tense nggak terbatas itu aja, tau! Jenis grammar bahasa Inggris ini juga punya fungsi lainnya. Kalau kemarin kamu sudah mempelajari fungsi 16 tenses secara umum, di artikel ini kamu bisa fokus mempelajari satu tenses biar makin paham dan nggak lagi keliru.

Apa Yang Dimaksud Dengan Simple Present Tense?

Coba, perhatikan nama tensesnya! Kata ‘present‘ pada tenses menunjukkan kalau kamu akan menjelaskan kejadian yang terjadi pada saat ini. Ketika kalimatnya kamu ucap atau tuliskan, kejadian yang kamu sebutkan itu masih berlangsung.

Jadi, kalau dijelaskan secara sederhana, simple present tense itu jenis kalimat yang bakal kamu gunakan untuk menjelaskan kejadian yang terjadi secara teratur, rutin, atau biasa kamu lakukan saat ini.

Kapan Sih, Aku Bisa Pakai Simple Present Tense?

Sebetulnya, jawabannya pun bisa jadi simple banget: sekarang! Kamu bisa menggunakan jenis tenses ini untuk menggambarkan kegiatan yang kamu atau orang lain lakukan pada saat ini. Tetapi, ada juga beberapa kondisi lain di mana kamu bisa pakai simple present tense untuk mendeskripsikan kejadiannya, antara lain;

Kebiasaan dan Rutinitas

Selain kejadian yang sedang berlangsung saat ini, kamu juga bisa menggunakan simple present tenses untuk menjelaskan soal rutinitas yang berlangsung setiap harinya.

Contoh:

  1. I wake up at 6 AM every day. (Saya bangun jam 6 pagi setiap hari.)
  2. She goes to the gym every Monday. (Dia pergi ke gym setiap hari Senin.)

Fakta Umum dan Kebenaran yang Selalu Berlaku

Biasanya, jenis tenses ini juga digunakan untuk menjelaskan fakta yang sudah pasti dan terbukti kebenarannya.

Contoh:

  1. Water boils at 100°C. (Air mendidih pada suhu 100°C.)
  2. The Earth revolves around the Sun. (Bumi berputar mengelilingi Matahari.)

Keadaan yang Tetap

Ketika ingin membicarakan sesuatu yang sudah lama sekali tidak berubah keadaannya, kamu juga bisa banget menggunakan simple present tense! Misal, tempat tinggal seseorang atau anggota keluarga.

Contoh:

  1. She lives in New York. (Dia tinggal di New York.)
  2. They have a dog. (Mereka punya anjing.)

    Gimana, cukup mudah bukan? Sesuatu yang tidak berubah, sedang terjadi, dan terjadi terus-menerus dapat kamu jelaskan menggunakan simple present tenses.

    Terus, Cara Pakainya Gimana?

    Kalau sudah paham kapan harus menggunakannya, saatnya kita terjun ke bagaimana cara menggunakan jenis tenses ini. Sebelum itu, apakah kamu masih ingat cara membuat kalimat?

    Kalau belum, aku bantu jelaskan, ya. Sekumpulan kata disebut kalimat jika memiliki setidaknya subjek dan predikat di dalamnya. Untuk menjelaskan sebuah subjek, kamu membutuhkan predikat yang berisi keterangan atas subjek yang dibahas.

    Nah, kamu harus tau juga nih, kalau keterangan yang membentuk predikat dari satu kalimat itu nggak selalu sama! Makanya, kalimat itu sendiri biasanya terbagi jadi dua; verba dan nomina. Apa sih perbedaannya?

    • Kalimat verba: kalimat yang bagian predikatnya merupakan kata kerja (verb).
      •   Contoh verba: membaca, bekerja, mencuci, bermain.
    • Kalimat nomina: kalimat yang bagian predikatnya merupakan kata selain kata kerja, seperti orang, benda, atau kata sifat (adjective).
      •   Contoh nomina: buku, bola, kucing, sepupuku, kesenangan.

    Karena perbedaan kalimat ini, cara pakai simple present tensenya juga berbeda. Yuk, kita bahas satu per satu!

    Simple Present Tense Pada Kalimat Verba

    Kalau kamu perhatikan penjelasan di atas, kamu pasti paham kalau dalam kalimat verba, predikat yang digunakan dalam kalimat itu merupakan kata kerja. Jadi, untuk membuat kalimat, kamu dapat menggunakan rumus ini;

    Karena kata kerja (verb) dalam kalimat sudah berperan sebagai predikat, kamu nggak perlu merubah bentuk verb kecuali menambah -s/es pada singular subject. Ingat kan, bedanya plural dan singular subject?

    Jadi, kalau dijabarkan kurang lebih contoh kalimatnya seperti ini…

    Affirmative (+): She likes chocolate.

    Negative (-): She does not (doesn’t) like chocolate.

    Interogative (?): Does she like chocolate?

    Simple Present Tense Pada Kalimat Nomina

    Pada kalimat nomina, karena tidak ada kata kerja, kamu bisa menggunakan kata dasar (to be) untuk menunjukkan hubungan antara subjek dan predikat. Jadi, kamu bisa menggunakan;xxx

    Jika dimasukkan ke dalam kalimat, kamu dapat menuliskannya seperti ini;

    Affirmative (+): She is a student.

    Negative (-): She is not (isn’t) a student.

    Interogative (?): Is she a student?

    Gimana Kalau Aku Mau Pakai Keterangan Waktu?

    Meskipun digunakan untuk menjelaskan waktu yang sedang terjadi, ternyata ada banyak lho, kata keterangan waktu lainnya yang dapat kamu gunakan! Berikut adalah beberapa di antaranya;

    Selalu: always

    Sering: often

    Biasanya: usually, habitually, normally, generally

    Jarang: seldom, rarely

    Kadang-kadang: sometimes

    Hampir tidak pernah: hardly ever

    Tidak pernah: never

    Setiap minggu, bulan, tahun: every week, every month, every year

    Contoh, Contoh! Aku Butuh Contoh…

    Oke, oke! Berikut beberapa contoh kalimat yang bisa kamu gunakan untuk berlatih:

    1. Affirmative (Positif)
      1. I work in a bank. (Saya bekerja di bank.)
      2. She likes chocolate. (Dia suka cokelat.)
      3. They study English every day. (Mereka belajar bahasa Inggris setiap hari.)
    2. Negative (Negatif)
      1. I do not (don’t) work in a bank. (Saya tidak bekerja di bank.)
      2. She does not (doesn’t) like chocolate. (Dia tidak suka cokelat.)
      3. They do not (don’t) study English every day. (Mereka tidak belajar bahasa Inggris setiap hari.)
    3. Interrogative (Tanya)
      1. Do you work in a bank? (Apakah kamu bekerja di bank?)
      2. Does she like chocolate? (Apakah dia suka cokelat?)
      3. Do they study English every day? (Apakah mereka belajar bahasa Inggris setiap hari?)

    Kalau kamu berhasil membaca dan mengerti sampai di sini, tandanya kamu sudah menguasai tenses dasar simple present tenses. Selamat! Perlu diingat ya, untuk bisa menguasai suatu materi, kamu juga perlu latihan dan praktik agar ilmu yang kamu dapatkan tidak cepat terlupakan.

    OTHER ARTICLE

    Belajar Bahasa Mandarin Jadi Lebih Seru Lewat Lirik Lagu dan Film Kungfu

    Pernahkah kamu menonton film kungfu lalu mendengar tokohnya mengucapkan kata-kata seperti nǐ hǎo, xièxie, atau shīfu? Mungkin awalnya kata-kata tersebut terdengar asing. Namun, semakin sering menonton, lama-kelamaan kamu akan mulai mengenali artinya. Ternyata, film kungfu bukan hanya menyuguhkan aksi yang seru, tetapi juga bisa menjadi media belajar bahasa Mandarin yang menyenangkan untuk anak-anak maupun pemula.

    Parents Testimonial: Menilai Perkembangan Belajar Anak Lewat Kebiasaan Kecil, Apakah Akurat?

    Memilih kursus Mandarin anak yang tepat sering kali menjadi tantangan bagi para orang tua. Selain mempertimbangkan kualitas pengajar, mereka juga ingin memastikan bahwa anak merasa nyaman, menikmati proses belajar, dan menunjukkan perkembangan yang nyata. Tidak sedikit orang tua yang bertanya-tanya, “Apakah anak saya benar-benar bisa belajar Mandarin?” atau “Apakah hasilnya akan terlihat dalam beberapa bulan?”

    Belajar Lebih Seru dengan Lirik Lagu Anak Mandarin, Yuk!

    Belajar bahasa baru tidak harus selalu dimulai dengan membuka buku tebal atau menghafal daftar kosakata yang panjang. Ada banyak cara yang bisa membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Salah satu metode yang paling seru adalah belajar melalui lirik lagu anak Mandarin.

    Homophone Adalah? Yuk Kenali Homophone dan Homograph dalam Bahasa Inggris untuk Pemula

    Belajar bahasa Inggris memang penuh dengan hal-hal menarik. Semakin banyak kosakata yang dipelajari, semakin banyak pula keunikan yang akan ditemukan. Salah satu materi yang sering membuat pemula penasaran adalah homophone adalah kata-kata yang memiliki pengucapan sama tetapi arti dan penulisannya berbeda. Selain homophone, ada juga istilah homograph, yaitu kata yang memiliki penulisan sama tetapi bisa memiliki arti atau cara pengucapan yang berbeda.

    Book kursi untuk kelas demo. Gratis!