Penggunaan conjunction adalah salah satu hal yang penting dalam bahasa Inggris, tapi sering diabaikan. Pernahkah kamu membayangkan bagaimana jadinya jika kita berbicara tanpa jeda atau menyusun kalimat pendek yang terputus-putus seperti robot? Misalnya: “Aku lapar. Aku ingin makan bakso. Uang sakuku habis. Aku tidak bisa membelinya.” Kalimat tersebut terasa kaku dan kurang enak didengar, bukan?
Untungnya, dalam tata bahasa ada pahlawan penyelamat bernama conjunction atau kata penghubung. Dengan memahami materi ini, kalimat bahasa Inggrismu akan mengalir luwes, rapi, dan mudah dimengerti orang lain.
Bagi teman-teman yang duduk di bangku sekolah, yuk kita pelajari bersama panduan lengkap conjunction bahasa Inggris lewat artikel listicle yang seru dan mudah dipahami berikut ini!
Sebenarnya, Conjunction Adalah Apa Sih?
Secara sederhana, conjunction adalah kata penghubung yang bertugas menyambungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, hingga antarkalimat agar membentuk satu kesatuan makna yang padu.
Dalam bahasa Indonesia, kita mengenalnya sebagai kata sambung sehari-hari seperti dan, tetapi, atau, karena, jika, hingga ketika.
Perhatikan contoh perbandingan sederhana berikut:
- I like coffee dan tea. (Aku suka kopi dan teh — menghubungkan dua kata benda sejenis).
- She is tired, but she keeps working. (Dia lelah, tetapi dia tetap bekerja — menghubungkan dua gagasan yang berlawanan).
Di dalam tata bahasa Inggris, kata sambung dibagi menjadi tiga kelompok utama: Coordinating Conjunction, Subordinating Conjunction, dan Correlative Conjunction. Mari kita bedah satu per satu!
Jenis-Jenis Conjunction Bahasa Inggris
Coordinating Conjunction
Coordinating Conjunction adalah kata sambung yang digunakan untuk menghubungkan dua unsur kata atau kalimat yang memiliki kedudukan setara (sama pentingnya dan seimbang secara tata bahasa).
Supaya tidak mudah lupa, kamu cukup menghafalkan satu jembatan keledai populer: FANBOYS! Singkatan ini mewakili 7 kata penghubung utama:
- F – For (Karena): Menunjukkan alasan atau sebab terjadinya sesuatu. Contoh: He stayed at home, for he was sick. (Dia tinggal di rumah, karena dia sakit).
- A – And (Dan): Menambahkan ide, benda, atau informasi yang sejenis. Contoh: I bought apples dan bananas. (Aku membeli apel dan pisang).
- N – Nor (Juga tidak): Menghubungkan gagasan atau pilihan negatif secara berurutan. Contoh: She doesn’t like tea, nor does she like coffee. (Dia tidak suka teh, dia juga tidak suka kopi).
- B – But (Tetapi): Menunjukkan pertentangan atau perbedaan kontras antara dua hal. Contoh: I’m tired, but happy. (Aku lelah, tetapi bahagia).
- O – Or (Atau): Menyajikan pilihan di antara dua hal atau lebih. Contoh: Do you want coffee or tea? (Kamu mau kopi atau teh?)
- Y – Yet (Namun): Menunjukkan kontras lembut yang mirip dengan but. Contoh: It’s small, yet comfortable. (Rumah itu kecil, namun nyaman).
- S – So (Jadi / Sehingga): Menunjukkan hasil, simpulan, atau akibat dari suatu peristiwa. Contoh: It rained, so we stayed inside. (Hari hujan, jadi kami berdiam di dalam rumah).
WonderMind hadir sebagai solusi anak usia 4-18 tahun yang ingin kursus bahasa Inggris dengan pendekatan yang fun dan interaktif.
Kurikulum yang dirancang khusus oleh tim akademisi ternama kelas dunia untuk pelajar Indonesia menjadikan program belajar bahasa Inggris di WonderMind salah satu yang terunggul di bidangnya.
Berbagai fasilitas seru siap menanti kamu di ruang kelas, lho! Mulai dari berbagai permainan seru, sesi belajar interaktif, hingga extra class yang bisa bantu kamu mendalami materi ada di sini.
Nggak perlu khawatir mahal! Di WonderMind, kamu bisa mendapatkan semua itu dengan Rp 1 jutaan per bulan saja, lho~

Subordinating Conjunction
Jenis kedua adalah Subordinating Conjunction. Jenis conjunction ini dipakai untuk menyambungkan klausa utama (main clause) dengan anak kalimat (subordinate clause).
Anak kalimat tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat utuh tanpa adanya klausa utama. Fungsinya sangat kaya karena bisa menyatakan sebab, waktu, syarat, tujuan, hingga tempat.
Yuk periksa fungsi-fungsinya beserta contoh kalimatnya:
- A. Menunjukkan Sebab / Alasan (because, since, as):
- I stayed home because it was raining. (Aku tetap di rumah karena hari hujan).
- Since you’re here, let’s start. (Karena kamu sudah di sini, ayo kita mulai).
- B. Menunjukkan Waktu (when, while, before, after, until, since, as soon as):
- When I arrived, she was sleeping. (Ketika aku tiba, dia sedang tidur).
- Before you go, call me. (Sebelum kamu pergi, hubungi aku).
- After I finished my homework, I watched TV. (Setelah menyelesaikan PR, aku menonton TV).
- C. Menunjukkan Syarat (if, unless, provided that):
- You can go if you finish your work. (Kamu boleh pergi jika sudah menyelesaikan tugasmu).
- Unless it rains, we will go out. (Kecuali jika hujan turun, kita akan jalan-jalan keluar).
- D. Menunjukkan Tujuan (so that, in order that):
- He speaks slowly so that everyone can understand. (Dia berbicara perlahan agar semua orang dapat mengerti).
- E. Menunjukkan Pertentangan / Kontras (although, though, even though, whereas, while):
- Although it was cold, they went swimming. (Meskipun udara dingin, mereka tetap berenang).
- While I like coffee, I prefer tea. (Walaupun aku suka kopi, aku lebih memilih teh).
- F. Menunjukkan Akibat (so…that, such…that):
- It was so hot that I couldn’t sleep. (Udara begitu panasnya sampai-sampai aku tak bisa tidur).
- He is such a nice man that everyone likes him. (Dia orang yang sangat baik sehingga semua orang menyukainya).
- G. Menunjukkan Tempat (where, wherever):
- Sit where you like. (Duduklah di mana saja yang kamu sukai).
- H. Menunjukkan Cara (as, as if, as though):
- He talks as if he knows everything. (Dia berbicara seolah-olah dia tahu segalanya).
Coba Baca Yang Ini, Yuk!
- Bahasa Inggris Untuk Pemula: Part of Speech Adalah
- Pengertian, Jenis dan Contoh Part of Speech
- 7 Cara Mudah Belajar Superlative (-est dan Most) Saat Belajar Bahasa Inggris Otodidak
- 50 Soal Latihan HSK 2 + Penjelasan Dan Tips HSK Untuk Pemula
- Irregular Verb Adalah: Pengertian, Macam-Macam, dan Cara Mudah Menghafalnya
Correlative Conjunction
Kalau kamu punya sahabat karib yang ke mana-mana selalu berdua, Correlative Conjunction adalah jenis conjunction yang mirip seperti itu! Kata sambung ini selalu muncul berpasangan untuk menghubungkan dua elemen kalimat yang seimbang dan sejajar (parallel structure).
Daftar pasangan kata yang wajib kamu ketahui meliputi:
- Both … and (Baik … maupun …) Contoh: Both Tom dan Jerry are funny. (Baik Tom maupun Jerry sama-sama lucu).
- Either … or (Salah satu dari … atau …) Contoh: You can have either tea or coffee. (Kamu boleh memilih antara teh atau kopi).
- Neither … nor (Tidak … maupun tidak …) Contoh: She likes neither cats nor dogs. (Dia tidak suka kucing maupun anjing).
- Not only … but also (Tidak hanya … tetapi juga …) Contoh: He is not only smart but also kind. (Dia tidak hanya pintar tetapi juga baik hati).
- Whether … or (Apakah … atau …) Contoh: I don’t know whether he will come or not. (Aku tidak tahu apakah dia akan datang atau tidak).
Aturan Penting Pola Paralel:
Bentuk kata setelah pasangan pertama harus seirama dengan kata setelah pasangan kedua!
- Benar: He likes both swimming dan running. (Keduanya berbentuk kata kerja berakhiran -ing).
- Salah: He likes both to swim dan running. (Bentuk ini tidak seimbang/tidak paralel).
Tabel Perbandingan 3 Jenis Conjunction
Biar kamu makin jelas melihat letak perbedaannya saat belajar mandiri, perhatikan ringkasan tabel di bawah ini:
| Jenis Conjunction PDF | Fungsi Utama PDF | Ciri Khas PDF | Contoh Kalimat PDF |
| Coordinating | Menghubungkan dua unsur yang berkedudukan setara. | Menggunakan rumus FANBOYS, mandiri tanpa klausa induk. | I like tea dan coffee. |
| Subordinating | Menghubungkan klausa utama (main clause) dengan anak kalimat. | Menunjukkan waktu, alasan, syarat, tujuan, atau kontras. | We stayed home because it rained. |
| Correlative | Menghubungkan dua bagian kalimat yang seimbang dengan sepasang kata. | Selalu berpasangan dan wajib memiliki struktur paralel. | Both my father dan my mother are teachers. |
Tips Pintar Menulis Conjunction agar Nilai Ujianmu Sempurna
Menghafal artinya saja belum cukup, kamu juga perlu tahu aturan tanda bacanya agar terhindar dari coretan merah guru di sekolah:
- Pakai Koma Sebelum FANBOYS untuk Kalimat Majemuk:Jika kamu menghubungkan dua kalimat lengkap yang masing-masing memiliki Subjek dan Predikat, letakkan tanda koma sebelum kata hubung FANBOYS. Contoh: She was tired*, but she finished her work.*
- Tanpa Koma Jika Hanya Menghubungkan Kata Biasa:Bila kata hubung berada di tengah kalimat tanpa memisahkan dua klausa utuh, jangan gunakan koma. Contoh: She likes tea dan coffee.
- Cermati Posisi Anak Kalimat:Pada subordinating conjunction, jika anak kalimat diletakkan di bagian depan, wajib disisipkan koma sebelum kalimat utama. Namun, jika anak kalimat berada di belakang, koma tidak diperlukan. Contoh:
- Because it rained*, we stayed inside.* (Pakai koma)
- We stayed inside because it rained. (Tanpa koma) (Kedua kalimat di atas memiliki arti yang sama dan sama-sama benar!)
Kursus bahasa Inggris di WonderMind punya seribu satu cara belajar yang menyenangkan untuk anak.
Bimbingan native dan local teacher membuat si Kecil didampingi oleh tenaga pengajar yang profesional dan berpengalaman.
Nggak perlu khawatir ketinggalan materi, karena WonderMind memastikan setiap anak mendapatkan porsi pengajaran yang pas dan sesuai kemampuan melalui placement test dan layanan extra class yang tersedia.
Terbukti, lebih dari 90% orangtua merasa puas dengan progress sang buah hati di WonderMind.
Apalagi, banyaknya promo seperti Free Trial Class yang bisa langsung diklaim dengan klik gambar di atas. Tunggu apa lagi?

Kumpulan Contoh Kalimat Lengkap untuk Latihan di Sekolah
Coba baca dan amati penggunaan kata penghubung pada kalimat-kalimat berikut:
- I wanted to go out, but it was raining. (Aku ingin pergi keluar, tetapi hari sedang hujan).
- She’s smart dan hardworking. (Dia pandai dan pekerja keras).
- Although it was cold, they went swimming. (Meskipun dingin, mereka tetap berenang).
- You can stay if you want. (Kamu boleh tinggal jika kamu mau).
- He didn’t come because he was sick. (Dia tidak datang karena sakit).
- Both my brother dan my sister like music. (Baik saudara laki-laki maupun perempuanku menyukai musik).
- I don’t know whether he will come or not. (Aku tidak tahu apakah dia akan datang atau tidak).
- It was so hot that we stayed inside. (Hari begitu panasnya hingga kami memilih tetap berada di dalam).
- Before I go to bed, I brush my teeth. (Sebelum aku tidur, aku menyikat gigi).
- She kept working, even though she was tired. (Dia terus bekerja, meskipun dia merasa lelah).
Kesimpulan
- Conjunction adalah kata penghubung yang menyambungkan kata, frasa, atau klausa untuk membentuk kalimat yang jelas.
- Ada tiga jenis conjunction: Coordinating, Subordinating, dan Correlative, masing-masing memiliki fungsi berbeda.
- Coordinating conjunction menghubungkan unsur setara menggunakan kata-kata seperti ‘and’, ‘but’, dan ‘or’.
- Subordinating conjunction menghubungkan klausa utama dengan anak kalimat, menunjukkan sebab, waktu, atau tujuan.
- Correlative conjunction berpasangan dan menghubungkan dua elemen yang seimbang, seperti ‘both … and’ dan ‘either … or’.
FAQ Tentang Conjunction Adalah Dalam Bahasa Inggris
Conjunction berfungsi sebagai kata sambung untuk merangkai kata, frasa, maupun klausa agar kalimat tersusun secara runtut, logis, dan mudah dimengerti maknanya.
FANBOYS merupakan singkatan dari For, And, Nor, But, Or, Yet, So. Ketujuh kata ini tergolong ke dalam coordinating conjunction yang menghubungkan dua unsur gramatikal yang setara.
Kedua bagian kalimat yang dihubungkan harus memiliki susunan tata bahasa yang seimbang atau sejajar (parallel structure), misalnya kata benda dipasangkan dengan kata benda, atau gerund (V-ing) dengan gerund.


