Matematika Kelas 9

Matematika Kelas 9: Materi Bangun Ruang Yang Mudah Dipahami

Estimated reading time: 7 menit

Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari soal salah satu materi matematika kelas 9 mengenai bangun ruang, mulai dari penjelasan mengenai masing-masing bangun ruang, rumus, dan penjelasan lainnya.

Poin Penting:

  • Materi dalam Matematika Kelas 9 mencakup bangun ruang seperti kubus, balok, prisma, limas, tabung, kerucut, dan bola.
  • Bangun ruang memiliki volume dan luas, yang penting untuk aplikasi sehari-hari, seperti menghitung kapasitas wadah.
  • Setiap bangun ruang memiliki ciri khas dan rumus yang berbeda untuk perhitungan yang tepat.
  • Memahami materi ini sangat penting karena sering muncul dalam soal ujian dan dalam berbagai bidang seperti arsitektur dan teknik.
  • Dengan rutin berlatih, siswa dapat lebih percaya diri dalam menghadapi ujian Matematika Kelas 9.

Ketika duduk di bangku SMP, kamu akan mendapatkan pelajaran matematika kelas 9.

Salah satu materi yan akan kamu dapatkan ketika mempelajari matematika pada jenjang tersebut adalah materi mengenai bangun ruang.

Materi ini membahas berbagai bentuk tiga dimensi yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Artinya, bangun ruang tidak hanya memiliki luas, tetapi juga memiliki volume atau isi.

Konsep ini sangat penting karena sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat menghitung kapasitas air dalam galon, ukuran kardus, atau volume kolam renang

Yuk, kita bahas satu per satu agar kamu lebih mudah memahami materi yang satu ini!

VOUCHER KELAS DEMO GRATIS BUAT KAMU!
Klaim kelas demo gratismu di WonderBlog. Ikut kelas mulai dari SATU JUTAAN/BULAN!*

Apa Sih, Bangun Ruang Itu?

Sebelum memahami masing-masing jenis bangun ruang, kamu perlu tahu dulu apa yang dimaksud dengan bangun ruang.

Bangun ruang merupakan bangun geometri tiga dimensi yang memiliki volume, isi, atau kapasitas, serta dibatasi oleh sisi-sisi (bidang).

Yang membedakan bangun ruang dengan bangun datar adalah keberadaan ruang yang ada pada bangun ruang. Jenis-jenis bangun ruang memiliki tiga komponen utama, yakni panjang, lebar, dan tinggi.

Komponen pembentuknya meliputi sisi (bidang), rusuk (garis pertemuan dua sisi), dan titik sudut. 

Sekarang, yuk pelajari masing-masing jenis bangun ruang dan rumus-rumusnya!

Kubus

Kubus adalah salah satu bentuk bangun ruang yang semua sisinya berbentuk persegi dan memiliki panjang rusuk yang sama.

Karena semua sisinya sama, kubus terlihat simetris dan rapi.

Ciri kubus:

  • Memiliki 6 sisi, 12 rusuk, dan 8 titik sudut
  • Semua sisi berbentuk persegi dengan ukuran yang sama persis

Ciri-ciri sederhana tersebut menyebabkan kubus sering disebut sebagai bangun ruang yang paling sederhana untuk dipelajari pertama kali.

Rumus Kubus:

  • Volume = s³
  • Luas permukaan = 6 × s²
  • Jumlah seluruh rusuk = 12 × s

Penjelasan volume kubus sangat mudah dipahami. Jika satu sisi panjangnya 4 cm, maka volume dihitung dengan mengalikan 4 × 4 × 4. Hasilnya adalah 64 cm³ Artinya, kubus tersebut mampu menampung isi sebanyak 64 satuan kubik.

Contoh benda berbentuk kubus dalam kehidupan sehari-hari adalah dadu permainan dan kotak kado kecil.

Balok

Balok hampir mirip dengan kubus, tetapi tidak semua rusuknya sama panjang.

Ciri Balok:

  • Balok memiliki panjang (p), lebar (l), dan tinggi (t) yang bisa berbeda-beda.
  • Balok juga memiliki 6 sisi, 12 rusuk, dan 8 titik sudut,
  • Sisi-sisinya berbentuk persegi panjang

Rumus Balok:

  • Volume = p × l × t
  • Luas permukaan = 2(pl + pt + lt)

Jika sebuah balok memiliki panjang 5 cm, lebar 3 cm, dan tinggi 2 cm, maka volumenya adalah 5 × 3 × 2 = 30 cm³

Balok sering kita jumpai dalam bentuk kardus, kotak sepatu, lemari, dan buku.

Prisma

Prisma adalah jenis bangun ruang lain yang harus kamu ketahui.

Ciri Prisma:

  • Memiliki alas dan tutup dengan bentuk serta ukuran yang sama (kongruen)
  • Sisi tegaknya berbentuk persegi panjang.

Prisma dinamakan berdasarkan bentuk alasnya. Jika alasnya berbentuk segitiga, maka disebut prisma segitiga. Jika alasnya berbentuk segiempat, maka disebut prisma segiempat.

Rumus Prisma:

  • Volume = Luas alas × tinggi
  • Luas permukaan = 2 × luas alas + keliling alas × tinggi

Misalnya pada prisma segitiga, luas alas dihitung dari rumus luas segitiga, kemudian dikalikan dengan tinggi prisma

Prisma membantu kita memahami konsep penggabungan bangun datar menjadi bangun ruang.

Limas

Pada jenis bangun ruang selanjutnya, kamu akan mempelajari soal limas.

Ciri Limas:

  • Limas memiliki satu alas dan satu titik puncak
  • Semua sisi tegaknya berbentuk segitiga yang bertemu di satu titik.

Nama limas juga ditentukan oleh bentuk alasnya. Jika alasnya persegi, maka disebut limas segiempat. Jika alasnya segitiga, disebut limas segitiga.

Rumus Limas:

  • Volume = ⅓ × luas alas × tinggi
  • Luas permukaan = luas alas + jumlah luas sisi tegak

Faktor ⅓ dalam rumus volume menunjukkan bahwa isi limas lebih kecil dibandingkan prisma dengan alas dan tinggi yang sama

Contoh bangunan berbentuk limas adalah piramida.

Tabung

Pernah memerhatikan tabung atau pipa air? Apakah kamu tau jenis bangun ruang yang membentuk benda-benda tersebut?

Ciri Tabung:

  • Tabung memiliki alas dan tutup berbentuk lingkaran serta sisi tegak melengkung
  • Tabung tidak memiliki titik sudut karena bentuknya melengkung.

Rumus Tabung:

  • Volume = π × r² × t
  • Luas permukaan = 2πr(r + t)

Rumus ini menggunakan π (pi) yang biasanya bernilai 22/7 atau 3,14

Kerucut

Pernah makan es krim cone?

Tahukah kamu kalau es krim cone merupakan salah satu bentuk pengaplikasikan kerucut di dunia nyata?

Yuk, belajar cara menghitung volume dan luas permukaan kerucut!

Ciri Kerucut:

  • Kerucut memiliki alas berbentuk lingkaran dan satu titik puncak
  • Sisi tegaknya berbentuk lengkung.
  • Kerucut juga memiliki garis pelukis (s), yaitu garis dari puncak ke tepi lingkaran alas

Rumus Kerucut:

  • Volume = ⅓ × π × r² × t
  • Luas permukaan = πr(r + s)
  • Rumus garis pelukis = √(r² + t²)

Bola

Kamu pasti sudah familiar dengan jenis bangun ruang yang satu ini, guys.

Ciri Bola:

  • Bola adalah bangun ruang yang tidak memiliki rusuk dan titik sudut
  • Semua titik pada permukaannya berjarak sama dari pusat.

Rumus Bola:

  • Volume = ⁴⁄₃ π r³
  • Luas permukaan = 4πr²

Bola sering kita lihat pada bola sepak, bola basket, dan globe.

Mengapa Materi Ini Penting?

Dalam matematika kelas 9, bangun ruang membantu kita memahami cara menghitung isi dan luas suatu benda secara akurat. Konsep ini berguna dalam arsitektur, teknik, desain, bahkan dalam kehidupan sehari-hari seperti menghitung kebutuhan cat atau kapasitas wadah.

Selain itu, materi ini juga sering muncul dalam soal ujian. Oleh karena itu, penting untuk memahami rumus sekaligus konsep dasarnya.

Materi bangun ruang dalam matematika kelas 9 mencakup berbagai bentuk seperti kubus, balok, prisma, limas, tabung, kerucut, dan bola Setiap bangun memiliki ciri dan rumus yang berbeda.

Dengan memahami konsep secara menyeluruh dan rutin berlatih soal, kamu akan lebih percaya diri dalam menghadapi ujian dan memahami matematika dengan lebih baik.

Anyway, kamu tahu nggak sih kalau WonderMind sebentar lagi punya program kursus matematika yang bisa membantu kamu menguasai pembelajaran angka yang satu ini?

Tunggu WonderMind Math hadir di dekatmu, ya!

OTHER ARTICLE

Book kursi untuk kelas demo. Gratis!